INTERVENSI NON-FARMAKOLOGIS UNTUK MENGURANGI KECEMASAN PADA MAHASISWA: SEBUAH NARRATIVE REVIEW
Abstract
Mahasiswa merupakan peserta didik berusia 18 sampai 25 tahun yang terdaftar dan menjalani pendidikan di perguruan tinggi. Semakin tinggi tingkat pendidikan maka akan semakin tinggi tekanan psikis yang akan dialami, tekanan tersebut di antaranya dapat menimbulkan kecemasan. Studi ini bertujuan untuk mengetahui jenis intervensi non farmakologis yang efektif untuk mengurangi kecemasan pada mahasiswa. Kriteria inklusi berupa artikel menggunakan bahasa Inggris dan / atau Indonesia, full-text, mahasiswa sebagai sampel penelitian, dan publikasi artikel selama 10 tahun terakhir (2011-2021). Kata kunci pencarian artikel berbahasa Indonesia menggunakan mahasiswa DAN terapi non farmakologis DAN kecemasan akademik, sedangkan artikel berbahasa inggris menggunakan college student non pharmacological therapy OR non pharmacological intervention AND academic anxiety. Total hasil pencarian artikel dari database PubMed, Springer, dan searching engine Google Scholar adalah sebanyak 19,037 artikel. Setelah penyeleksian didapatkan 7 artikel yang digunakan dan didalamnya memuat 5 buah program intervensi (inhalasi aromaterapi peppermint, relaksasi otot progresif, mendengarkan bacaan Al-Quran, mindfulness-based stress reduction (MBSR), dan imajinasi terbimbing). Studi literatur menunjukkan semua program dinyatakan efektif dapat mengurangi kecemasan pada mahasiswa. Penulis menyarankan bagi peneliti selanjutnya, diharapkan untuk mengembangkan intervensi non farmakologis lainnya yang dapat digunakan untuk mengatasi kecemasan pada mahasiswa.
Downloads
References
Annisa, D. F., & Ifdil. (2016). Konsep Kecemasan (Anxiety) pada Lanjut Usia (Lansia). Konselor, 5(2), 93. https://doi.org/10.24036/02016526480-0-00
Hamzeh, S., Safari-Faramani, R., & Khatony, A. (2020). Effects of Aromatherapy with Lavender and Peppermint Essential Oils on the Sleep Quality of Cancer Patients: A Randomized Controlled Trial. Evidence-Based Complementary and Alternative Medicine, 2020. https://doi.org/10.1155/2020/748020
Hanish, J. B. (2013). Guided Imagery as Treatment and Prevention for Anxiety, Chronic Stress, and Illness. SSRN Electronic Journal, 1(2), ????? 8; ? 99-117. Retrieved from http://www.eldis.org/vfile/upload/1/document/0708/DOC23587.pdf%0Ahttp://socserv2.socsci.mcmaster.ca/~econ/ugcm/3ll3/michels/polipart.pdf%0Ahttps://www.theatlantic.com/magazine/archive/1994/02/the-coming-anarchy/304670/%0Ahttps://scholar.google.it/scholar?q=Scha
Hayati, F. K. (2017). Pengaruh Pemberian Aromaterapi Peppermint terhadap Nausea pada Pasien Post Operasi Sectio Caesarea dengan Anestesi Spinal.
Hulukati, W., & Djibran, M. R. (2018). Analisis Tugas Perkembangan Mahasiswa Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Gorontalo. Bikotetik (Bimbingan Dan Konseling Teori Dan Praktik), 2(1), 73. https://doi.org/10.26740/bikotetik.v2n1.p73-80
Nasution, L. H., & Rola, F. (2012). Hubungan Antara Kecemasan Akademik dengan Academic Self Management pada Siswa SMA Kelas X Unggulan.
Oktavianto, E. (2020). Efektifitas Aromaterapi Lavender terhadap Tingkat Kecemasan Menghadapi Osce pada Mahasiswa Keperawatan. Jurnal Berkala Kesehatan, 6. https://doi.org/10.20527/jbk.v6i1.8356
Oltmanns, T.F., Emery. R.E. (2013). Psikologi Abnormal. Edisi ke-7. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Rihiantoro, T., Oktavia, C., & Udani, G. (2018). Pengaruh Pemberian Aromaterapi Peppermint Inhalasi terhadap Mual Muntah pada Pasien Post Operasi dengan Anestesi Umum. Jurnal Ilmiah Keperawatan Sai Betik, 14(1), 1. https://doi.org/10.26630/jkep.v14i1.1000
Riyadi, A. (2013). Zikir Dalam Al-Quran Sebagai Terapi Psikoneurotik (analisis terhadap Fungsi bimbingan dan konseling islam). KONSELING RELIGI: Jurnal Bimbingan Konseling Islam, 4(1), 41. Retrieved from http://journal.iainkudus.ac.id/index.php/konseling/article/view/1070/982
Sanitiara., Nazriati. E., & Firdaus. (2014). Hubungan Kecemasan Akademis dengan Regulasi Diri dalam Belajar pada Mahasiswa Tahun Pertama Fakultas Kedokteran Universitas Riau Tahun 2013/2014. Jurnal Online Mahasiswa (JOM) Bidang Kedokteran, 1(2), 1-9.
Setyawan, A., & Oktavianto, E. (2020). Efektifitas Aromaterapi Lavender terhadap Tingkat Kecemasan Menghadapi Osce pada Mahasiswa Keperawatan. Jurnal Berkala Kesehatan, 6(1), 9. https://doi.org/10.20527/jbk.v6i1.8356
Suratmi, Abdullah, R., & Taufik, M. (2017). Hubungan Antara Tingkat Kecemasan Dengan Hasil Belajar Mahasiswa Di Program Studi Pendidikan Biologi Untirta. Jurnal Pembelajaran Biologi, 4(1), 1,11,15.
Widodo, S. A., Laelasari, L., Sari, R. M., Dewi Nur, I. R., & Putrianti, F. G. (2017). Analisis Faktor Tingkat Kecemasan, Motivasi Dan Prestasi Belajar Mahasiswa. Taman Cendekia: Jurnal Pendidikan Ke-SD-An, 1(1), 67. https://doi.org/10.30738/tc.v1i1.1581
World Health Organization. (2017). Depression and Other Common Mental Disorder: Global Health Estimates.


.png)
.png)
